Month: April 2025

Dhaka Sura: Simbol Perlawanan Terhadap Keserakahan di Perayaan Nyepi Mataram

Sumber: Santani, 27/3/2025 Mataram – Jumat (28/3/2025), sekitar 114 ogoh-ogoh diarak di jalan Pejanggik, Cakranegara, Kota Mataram pada saat pengrupukan. Salah satunya ogoh-ogoh dari lingkungan Karang Baru Utara yang bernama Dhaka Sura. Hari Raya Nyepi Tahun ini mengusung tema “Manawa Sewa, Madawa Sewa”, yang berarti melayani sesama sama dengan melayani Tuhan. Dengan membantu dan melayani […]

Ngembak Geni, Akhir dari Rangkaian Hari Raya Nyepi

Sumber: Santani, 30/3/2025 Minggu (30/3/2025) umat Hindu melakukan Ngembak Geni , yang dilaksanakan sehari setelah Nyepi atau pinanggal ping kalih Sasih Kadasa Tahun Caka. Di hari yang sama, tak sedikit umat Hindu yang mengunjungi pantai atau melakukan persembahyangan di pura-pura, salah satunya di Pura Batu Bolong. Sehari setelah Nyepi, umat Hindu melakukan Ngembak Geni. Tradisi […]

BEGINI CARA MENGUSIR BHUTA KALA SEBELUM NYEPI DI RUMAH!

Mataram – Menjelang Hari Raya Nyepi, warga Abiantubuh Barat, menggelar tradisi Ngerupuk rumah pada Jumat sore (28/03/25). Tradisi ini dilakukan untuk mengusir Bhuta kala dan energi negatif lainnya dari lingkungan rumah, sebagai bagian dari penyucian menjelang hari suci penyepian. Ngerupuk dilakukan dengan membakar obor, membunyikan kentongan, serta menyebar nasi tawur di sudut-sudut pekarangan. Warga juga […]

AJIAN PUDAK SETEGAL

Sumber : Astiti Jaya, 28 Maret 2025 Mataram – Jumat, 28 Maret 2025 daerah-daerah bermayoritas penduduk Hindu menggelar upacara Pengrupukan atau lebih dikenal festival ogoh-ogoh. Setiap tahun untuk menyambut Tahun Baru Saka, umat Hindu di Indonesia terutama daerah seperti Bali dan Lombok akan mengadakan serangkaian upacara, salah satunya yaitu Pengerupukan atau lebih dikenal sebagai festival […]

PAWAI FESTIVAL OGOH -OGOH DI LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT

Sumber : Angga Sumardiana, 28 Maret 2025 Mataram, 28 Maret 2025 Setiap umat Hindu yang ada di seluruh Indonesia, sebelum melaksanakan Hari Raya Nyepi biasanya mereka akan Melaksanakan upacara pengerupukan atau sering di sebut dengan pawai ogoh – ogoh. Umat Hindu di Bali maupun Lombok biasa mengadakan pengerupukan yang menandai berakhirnya Tahun Baru Saka, mereka […]

SETELAH KEHENINGAN NYEPI, UMAT HINDU RAYAKAN KEHANGATAN NGEMBAK GENI

Sumber: Made Pastika, Minggu 30 Maret 2025 MATARAM – Umat Hindu di Lombok merayakan Ngembak Geni, tradisi sehari setelah Nyepi, sebagai momen penting untuk saling memaafkan, mempererat hubungan sosial, dan memulai lembaran baru dalam kehidupan bermasyarakat. Tradisi ini menandai berakhirnya keheningan Nyepi dan dimulainya kembali aktivitas sehari-hari. Sejak pagi hari, suasana di lingkungan warga tampak hangat dan penuh kebersamaan. Keluarga saling […]

Kembali ke Atas